“Dan sungguh, jika Kami tangguhkan azab terhadap mereka sampai waktu yang ditentukan, niscaya mereka akan berkata, ”Apakah yang menghalanginya?” Ketahuilah, ketika azab itu datang kepada mereka, tidaklah dapat dielakkan oleh mereka. Mereka dikepung oleh (azab) yang dahulu mereka memperolok – olokkannya.” (Q.S. Hud : 8)
I really couldnt remember why we discussed this very-indonesia-things : bencana dan teroris. All i remember is, he was quite on fire that time (Hoh, he always ooooooooonnnn fiiiireeeeee.. i think. Hahaha).
“A little kid tell it to me”, katamu.
“That kid said, Indonesia mengalami banyak sekali bencana seiring dengan berita – berita teroris yang gencar diberitakan di media – media. Apakah mungkin ini ada hubungannya? Mungkinkah Allah murka dengan negara kita yang mulai sering “mengutuk” Islam dengan teroris – terorisnya? Mungkinkah mereka yang selama ini disebut dengan teroris ternyata adalah kekasihNya?”
“Anak kecil?”
“Ya. Bahkan terlalu kecil baginya untuk bisa mengambil kesimpulan seperti itu.”
“Make sense. Kalau kamu melihat berita di tv, Kak, kalau ngga ketemu berita tentang bencana, pasti ya teroris!” kataku hiperbolic.
“We will see, Dek. Kalau masalah teroris – teroris ini masih terus diungkit – ungkit, bencana apalagi yang akan terjadi di negara kita…”
Ya. Kita lihat saja. Allah-lah yang telah merencanakan segala sesuatunya.
P.S. Tulisan ini hanya untuk sebuah sharing saja. Tidak untuk perdebatan. Sharing opini, sharing pengalaman, sharing kemungkinan – kemungkinan.
Filed under: cuap-cuap, bencana, dialog, gempa, indonesia, ISLAM, musibah, negara Indonesia, teroris



Recent Comments