“…dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil dari kamu suatu mitsaqan ghalidza (perjanjian yang sangat berat).” (QS. An Nisa:21)
dalam Islam, ikatan dalam pernikahan disebut dengan mitsaqan ghalidza, yang berarti suatu “perjanjian yang sangat berat”. kenapa sangat berat? ya saya ngga tau, saya kan belom penah ngalamin. hahahah
tapi ingat saja, jangan percaya ketika pacarmu bilang i love you, tapi dia engga mau berkomitmen denganmu.
jangan mau ketika dia akan menyentuhmu, tapi dia BELUM menikahimu.
jangan percaya ketika dia sudah menyentuhmu, tapi dia bilang “aku akan menikahimu secepatnya, setelah aku siap bla bla bla…”.
..sebab itu semua NONSENSE. hati seseorang ngga ada yang tau. pembuktian terbesar dan paling masuk akal dalam cinta adalah (hanya) pernikahan. dan semoga yang baca ini setuju dengan saya. amiiin. amiiin.
dalam pernikahan, ada dua hal yang saling berdampingan. cinta dan tanggung jawab. ini berbeda dengan pacaran yang dilakukan hampir semua anak muda jaman sekarang. well, saya juga penah pacaran kok. and i couldn’t find any responbility that i want. tanggung jawab untuk menyenangkan saya, mungkin ada. tanggung jawab nraktir dan nemenin saya kemana – mana, iya ada juga. tanggung jawab menyediakan pundak ketika saya menangis, ada. tanggung jawab menerima saya apa adanya, mencintai saya sepenuhnya, kayaknya juga ada. tapi tanggung jawab ketika dia memegang tangan saya, itu ngga ada….
semoga kita semua dijauhkan dari kemaksiatan, dan didekatkan dengan kebaikan. amiin.
Filed under: cuap-cuap, marriage, mitsaqan ghalidza, pacaran, perjanjian, pernikahan



Recent Comments